Barangkali di sana ada jawabnya
Mengapa di tanahku terjadi bencana
Mungkin Tuhan mulai bosan
Melihat tingkah kita
Yang selalu salah dan bangga
dengan dosa-dosa
Atau alam mulai enggan
Bersahabat dengan kita
Coba kita bertanya pada
Rumput yang bergoyang..

Itulah sepengal lirik lagu Ebit G. Ade…
Dua bencana besar sedang terjadi di bangsa ini.

1. GEMPA DAN TSUNAMI DI MENTAWAI

Gempa berskala 7,2 skala richter melanda Pagai Selatan , Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat yang menimbulkan Tsunami. Data Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat terakhir menyebutkan, korban tewas mencapai 272 korban. Kemungkinan jumlah ini masih akan terus bertambah lagi mengingat banyaknya jumlah ykorban yang masih hilang.
Namun evakusi berjalan lambat bahkan sangat lambat. Menurut Joskamatir, kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Pagai Utara Selatan, Kecamatan Siberut dan Sipora sampai saat ini tidak dapat diakses, sehingga korban tewas belum bisa dievakuasi. “Lokasi sangat sulit dijangkau, jadi belum ada pertolongan dari pihak manapun,” (wawancara dengan vivanews.com)

2. MELETUSNYA GUNUNG MERAPI DI YOGYAKARTA

Gunung Merapi akhirnya meletus kemarin setelah selama seminggu menunjukkan aktivitas yang semakin tinggi. Letusan terjadi pada pukul 17.02 WIB, saat gunung yang berada di perbatasan Jawa Tengah-DI Yogyakarta ini mulai mengeluarkan awan panas.

Letusan kembali terjadi pada 17.03 WIB dan disusul keluarnya awan panas secara terus menerus. Berdasar aktivitas tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG),Badan Geologi, dan Kementerian ESDM menyatakan Gunung Merapi sudah erupsi. Bahkan,Kepala Pusat PVMBG Surono memastikan bahwa letusan pukul 17.02 WIB lebih besar dibanding tiga erupsi yang terjadi sebelumnya. “Erupsi kali ini bersifat eksplosif dan lebih besar dibanding tiga letusan sebelumnya,”jelas Surono di Yogyakarta kemarin.Karena besarnya energi yang dikeluarkan, pada pukul 18.00 WIB terdengar letusan tiga kali yang terdengar dari Pos PGM di Jrakah dan Pos PGM di Selo, Kabupaten Boyolali, disusul dengan asap membubung setinggi 1,5 kilometer mengarah ke selatan.

Hingga hari ini korban gunung merapi yang meletus ini berjumlah 29 orang. Dari jumlah tersebut 11 di antaranya ditemukan di dalam dan di sekitar kediaman Juru Kunci Gunung Merapi, Mbah Maridjan, di Dusun Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman.

Salah satu Korban yang meninggal di sekitar rumah Mbah Marijan, adalah seorang wartawan dari vivanews, Yuniawan W Nugroho yang sedang bertugas meliput Mbah Maridjan.

evakuasi korban

Sementara itu Mbah Maridjan sendiri ditemukan didalam rumahnya dalam keadaan bersujud membelakangi Gunung. Sebelumnya juru kunci gunung merapi ini menolak untuk di evakuasi. Akhirnya sang Juru Kunci selesai menjalan tugasnya. Selamat Jalam Mbah Maridjan…

Entah apa yang sedang terjadi di Bangsa ini. tujuh tahun belakangan ini bencana berskala besar terjadi berturut-turut yang memakan banyak korban jiwa.

Mari merenung sejenak… bencana-bencana itu bisa menimpa kita, dan ketika bencana itu datang pada kita apa yang bisa kita lakukan?? Maka lakukanlah hal-hal baik yang bisa dilakukan saat ini. ..

Okthapia mengucapkan turut berduka cita untuk para korban, semoga ALLAH menerima para korban yang meninggal disisiNya dan meringankan beban korban yang masih bertahan…

Dan Ampunkan Dosa-Dosa kami ya ALLAH…

About these ads